Langsung ke konten utama

Materi dan Atom


Ilmu kimia adalah ilmu yang mempelajari bagaimana benda atau materi di alam raya dapat diubah dari bentuk yang ada dengan sifat-sifat tertentu menjadi bentuk-bentuk lain dengan sifat-sifat yang berbeda. (H.Petrucci, 1985)


A.         Materi
1.             Pengertian dan sifat materi
Materi adalah setiap objek atau bahan yang membutuhkan ruang, yang jumlahnya diukur oleh suatu sifat yang disebut massa. Semua benda (besar atau kecil) terbentuk dari materi. Materi terbagi menjadi dua kategori: fisis dan kimiawi.
Sifat-sifat dan perubahan fisis. Warna, kilap, dan kekerasan adalah beberapa sifat fisis yang dapat digunakan untuk menerangkan penampilan sebuah objek. Suatu proses perubahan penampilan dari suatu objek dengan identitas dasar tak berubah, disebut perubahan fisis.
Sifat-sifat dan perubahan kimiawi. Perubahan kertas, pengkaratan besi, dan pembungkusan kayu adalah perubahan-perubahan yang tidak hanya mencangkup fisis, tetapi juga identitas dasar. Dalam perubahan kimiawi suatu contoh materi diubah secara sempurna menjadi bahan yang berbeda. Jenis perubahan-perubahan kimia yang dialami suatu bahan ditentukan oleh sifat-sifat kimiawinya. (H.Petrucci, 1985)


2.             Perbedaan materi

a.       Beda Susunan Materi
Besi tersusun dari unsur Fe.
                                      
Kayu tersusun dari unsur C, H, dan O


   
b.       Beda Sifat Materi
Bersifat Korosif.

Bersifat tidak korosif.
c.       Beda Struktur Materi
Struktur intan adalah kovalen antar C.
Struktur grafit adalah ikatan kovalen rongga.


B.         Atom
           Pengertian Atom

Salah satu konsep ilmiah tertua adalah bahwa semua materi dapat dipecah menjadi zarah (partikel) terkecil, di mana partikel-partikel ini tidak bisa dibagi lebih lanjut. Filosof Yunani Democritus (kira-kira 460-370 SM) menyatakan bahwa partikel ini berada pada gerakan yang konstan, tetapi dapat bergabung membentuk suatu kombinasi. Menurut dugaan, sifat-sifat tertentu dari suatu bahan diakibatkan oleh perbedaan ukuran, bentuk, dan susunan partikel-partikelnya. Partikel- partikel kecil ini⸺ yang menyusun semua materi⸺ dinamakan atom. [ atomos (a, tidak dan tomos, memotong)⸺ tidak terpotong, tidak dapat dibagi]. (H.Petrucci, 1985)




Perkembangan Teori Atom
1)      Teori Atom Dalton     
                         
a.    Model Atom Dalton
Pada tahun 1803, seorang ilmuwan berkebangsaan Inggris, John Dalton (1766 – 1844), menyampaikan gagasannya tentang model atom. Model atom menurut Dalton adalah sebagai berikut.
• Suatu unsur tersusun atas atom, yaitu partikel-partikel terkecil yang menyerupai bola pejal dan bersifat identik, serta tidak dapat dibagi lagi.
•  Atom-atom dari unsur yang sama akan memiliki berat, ukuran, serta bentuk yang sama (identik). Atom-atom dari unsur berbeda akan memiliki sifat yang berbeda.
•   Atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.
•   Dua atom unsur atau lebih dapat bergabung membentuk senyawa.
b.    Kelebihan Teori Atom Dalton
Teori atom Dalton dapat digunakan untuk menjelaskan hukum kekekalan massa (hukum Lavoisier) dan hukum perbandingan tetap (hukum Proust) yang berkaitan dengan massa suatu zat. Hukum Lavoisier menyatakan bahwa massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama, sedangkan hukum Proust menyatakan bahwa perbandingan massa unsur-unsur suatu zat adalah tetap.
c.    Kelemahan Teori Atom Dalton
Kelemahan teori atom Dalton dapat diketahui dari munculnya penemuan-penemuan atau teori-teori  berikut.
• Atom tersusun atas partikel yang lebih kecil lagi yaitu subatom yang terdiri atas proton, neutron, dan elektron.
• Atom-atom dari unsur yang sama dapat memiliki massa yang berbeda (isotop).
• Atom dari suatu unsur dapat berubah menjadi unsur lain melalui reaksi nuklir.




        2)             Teori Atom Thomson
     


a.             Model Atom Thomson
Pada tahun 1879, J.J. Thomson (1856-1940), menyampaikan gagasannya tentang model atom. Model atom menurut Thomson adalah sebagai berikut.
• Atom merupakan partikel kecil menyerupai bola pejal yang bermuatan positif dan di dalamnya terdapat elektron-elektron bermuatan negatif yang tersebar merata.
• Model atom Thomson diumpamakan seperti roti kismis. Roti diibaratkan sebagai bola pejal dan kismis yang tersebar merata sebagai elektron-elektronnya.

b.             Kelebihan Teori Atom Thomson
Teori atom Thomson berhasil menyempurnakan teori atom Dalton, yaitu   dalam atom terdapat partikel lain yang lebih kecil dengan muatan negatif yang disebut elektron.

c.             Kelemahan Teori Atom Thomson
Kelemahan teori atom Thomson dapat diketahui dari hasil percobaan Rutherford yang menyatakan bahwa elektron-elektron dalam atom bergerak dalam lintasan tertentu. Sementara teori atom Thomson hanya mampu menjelaskan bahwa elektron-elektron tersebar merata dalam atom dan tidak bergerak.


        3)             Teori Atom Rutherford
                 



Pada tahun 1909, Ernest Rutherford (1871-1937), ilmuwan asal Selandia Baru menyampaikan gagasannya tentang model atom yang didasarkan pada percobaan penembakan sinar alfa. Hasil percobaan tersebut menghasilkan model atom Rutherford sebagai berikut.
a.    Model Atom Rutherford
• Atom terdiri atas inti atom yang bermuatan positif dan dikelilingi elektronelektron yang bergerak pada lintasannya.
•   Hampir seluruh massa atom berasal dari massa intinya.
•  Atom bersifat netral sehingga jumlah elektron sama dengan jumlah muatan inti atom.

b.      Kelebihan Teori Atom Rutherford
Teori atom Rutherford sudah mampu menjelaskan bahwa elektron bergerak mengelilingi inti atom pada orbit/lintasan tertentu.

c.       Kelemahan Teori Atom Rutherford
Teori atom Rutherford bertentangan dengan teori Maxwell, yaitu jika elektron bergerak mengelilingi inti atom dan memancarkan energi, maka lama-kelamaan energi elektron akan berkurang. Hal ini mengakibatkan gaya tarik inti menguat sehingga elektron akan jatuh ke inti. Jadi, kelemahan teori atom Rutherford adalah tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak tertarik dan jatuh ke inti atom.


        4)             Teori Atom Niels Bohr
        


a.       Model Atom Niels Bohr
Pada tahun 1913, Niels Bohr (1885-1962), ilmuwan asal Denmark menyampaikan gagasannya tentang model atom. Model atom menurut Bohr adalah sebagai berikut.
•  Atom terdiri atas inti atom yang bermuatan positif dan dikelilingi oleh elektronelektron bermuatan negatif yang bergerak pada lintasannya (kulit atom).
•  Pada keadaan stasioner, energi elektron bersifat konstan sehingga lintasan elektron tetap dan elektron tidak jatuh ke inti.
•  Elektron dapat berpindah dari kulit yang satu ke kulit lainnya dengan pemancaran atau penyerapan energi. Jika elektron berpindah dari kulit yang lebih dalam ke kulit yang lebih luar, maka akan disertai penyerapan energi. Sebaliknya, jika elektron berpindah dari kulit yang lebih luar ke kulit yang lebih dalam, maka akan disertai pemancaran energi.
b.      Kelebihan Teori Atom Niels Bohr
Teori atom Niels Bohr telah berhasil menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke inti atom, yaitu karena energi elektron konstan sehingga lintasan elektron tetap.
c.       Kelemahan Teori Atom Niels Bohr
Teori ini hanya dapat menjelaskan spektrum dari atom atau ion yang mengandung satu elektron, tetapi tidak dapat menjelaskan spektrum atom atau ion yang mengandung banyak elektron.


         5)             Teori Atom Mekanika Kuantum
Teori atom mekanika kuantum diprakarsai oleh penemuan-penemuan beberapa ilmuan berikut.
a.       Max Planck
Menurut Max Planck, atom-atom hanya dapat menyerap atau memancarkan energi pada paket-paket gelombang tertentu yang disebut kuanta. Energi setiap kuanta bergantung pada frekuensi radiasi yang dipancarkan atau diserap.
b.      Hipotesis Louis de Broglie
Louis de Broglie menyatakan bahwa elektron mempunyai dualisme sifat, yaitu sebagai partikel dan sebagai gelombang.
c.       Asas ketidakpastian Heisenberg Werner
Heisenberg menyatakan bahwa posisi dan momentum elektron tidak dapat ditentukan secara pasti, yang dapat ditentukan hanyalah probabilitas menemukan elektron pada jarak tertentu dari inti atom (orbital elektron).
d.      Erwin Schrรถdinger
·           Erwin Schrรถdinger berhasil mengemukakan teori atom modern atau teori atom mekanika kuantum, yaitu keadaan elektron pada saat tertentu tidak dapat ditentukan secara pasti, yang ada hanyalah peluang atau probabilitasnya.
·           Gerakan elektron pada lintasannya menyerupai gelombang. Erwin Schrรถdinger telah berhasil menyusun persamaan gelombang untuk elektron dengan menggunakan prinsip mekanika kuantum.
·           Menurut Erwin Schrรถdinger, elektron yang mengelilingi ini terdapat pada suatu orbital, yaitu daerah dengan kemungkinan terbesar ditemukannya elektron. Orbital digambarkan sebagai awan elektron atau pola titik-titik. Semakin rapat titik-titiknya, semakin besar kemungkinan elektron ditemukan.




Referensi:


  •      H.Petrucci, R. (1985). Kimia Dasar ( Prinsip dan Terapan Modern). Terjemahan oleh    Suminar Achmadi, Ph.D. Jakarta: Erlangga.


  •        Bloq Quipper.




Nama: Nurul Rosyiidah Izami
NIM: C1061191031

Komentar

  1. Bermanfaat. Ditunggu postingan selanjutnya

    BalasHapus
  2. Sangat bermanfaat๐Ÿ‘๐Ÿป๐Ÿ‘๐Ÿป

    BalasHapus
  3. Terimakasih sangat membantu ๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    BalasHapus
  4. Terima kasih telah membantu aku mengulang kembali materi yang mungkin terlupakan ๐Ÿ˜

    BalasHapus
  5. Tampilannya modis dan rapi. Goodjob!

    BalasHapus
  6. Materinya sangat membantu terima kasih min๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    BalasHapus
  7. Keren , ditunggu postingan selanjut nya :)

    BalasHapus
  8. Terima kasih ya infonya.berkat ini,akhirnya saya bisa tau mana duluan antara ayam dan telur.

    P.S. req film horror dong kak yang romantis

    BalasHapus
  9. Terimakasih atas materi yang disampaikan saya optimis tahun depan saya akan masuk teknik arsitektur itb

    BalasHapus
  10. Woow!!!, sajian materi yang tersruktur baik, dan mudah di pahami serta menarik mejadikan saya lebih semangat belajar. Dulunya yang membosankan sekarang lebih menyenangkan belajar fisika,

    Terima kasih klinik Tong Fang

    BalasHapus


  11. Bagus .....mantap......lsnjutkan.....

    BalasHapus
  12. Terima kasih atas materinya, sangat bermanfaat bagi saya sekarang dan masa depan:))

    BalasHapus
  13. Wah bermanfaat sekaliii๐Ÿ‘

    BalasHapus
  14. Sgt bermanfaat terimakasij

    BalasHapus
  15. Sangat Bermanfaat ๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    BalasHapus
  16. Sangat Bermanfaat ๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    BalasHapus
  17. Keren ,di tunggu post an berikut nya

    BalasHapus
  18. Analisa yg cukup lengkap, terima kasih ulasan nya. Ditunggu ulasan berikutnya.

    BalasHapus
  19. Sangat membantu, keren lanjutkeun ๐Ÿ‘

    BalasHapus
  20. Terimakasih karna telah membantu makul kesenian saya

    BalasHapus
  21. Twrimalasih. Materinya sangat membatu. Mungkin bisa d tambah referensi lain ya kak. Biar semakin luas materinya ๐Ÿ˜๐Ÿ‘Œ

    BalasHapus
  22. Wow , nambah ilmu nih makasihhh ๐Ÿ’•

    BalasHapus
  23. mantapp, ditunggu postan berikutnyaa

    BalasHapus
  24. Terima kasih, berkat blog ini saya jadi suka membaca

    BalasHapus
  25. Terima kasih, berkat blog ini saya jadi suka membaca

    BalasHapus
  26. Terima kasih, berkat blog ini saya jadi suka membaca

    BalasHapus
  27. Nice post! Ditunggu postingan selanjutnya ๐Ÿ‘

    BalasHapus
  28. Aku melihat bakat terpendam yang di simpan oleh penulis blog ini. Kenapa aku bisa berkata seperti itu? Karena setiap sub materi yang di tuliskan sangat teliti dan rapi. Kita bisa melihat tanda koma dan titik yang tidak berlebihan sehingga tidak menghabiskan ruang untuk menulisnya. Dari hal tersebut menggambar pribadi penulis blog ini yang mana sabar dalam menjalani berbagai cobaan hidup dan bisa menahan nafsu walau temannya mengajak makan di luar

    BalasHapus
  29. Mantapp, sangat membantu dalam pembelajaran untuk mengetahui tentang kimia dan atom. Gambar2nya bagus. Lanjutkan lagi ya dek Oci ๐Ÿ‘๐Ÿ™

    BalasHapus
  30. Bgus dan bermanfaat bgi saya yg bermata minus silinder. Tidak bikin nyeri dan pusing ketika dibaca. Bagus untuk otak yg mengalami kebodohan dan memberi wktu yg bermanfaat serta mengurangi interaksi ghibah diantara manusia. Semangat dek oci

    BalasHapus


  31. Sangat bagus....lanjutkan materi dan tabel nya. Semangat....semangat lagi.....

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asam dan Basa

Teori Asam Basa 1.              Teori Asam Basa Arrhenius Mencetuskan tentang senyawa yang terpisah atau terurai menjadi bagian ion-ion dalam larutan. Arrhenius juga menjelaskan bagaimana kekuatan asam dalam larutan aqua (air) bergantung pada konsentrasi ion-ion hidgrogen di dalamnya. Menurut Arrhenius, asam adalah zat yang bila dilarutkan dalam air akan melepaskan ion H⁺. Asam dapat dikelompokkan berdasarkan jumlah ion H⁺ yang terionisasi dalam air, rumus dan kekuatan asamnya. a.               Jumlah ion H⁺ yang terionisasi 1)       Asam monoprotik, yaitu asam yang melepaskan satu ion H⁺ dalam pelarut air. Contoh:   HCl → H⁺ + Cl⁻ 2)       Asam diprotik, yaitu asam yang melepaskan dua ion H⁺ dalam pelarut air. Contoh:   H₂SO₄ → 2H⁺ + SO₄²⁻ 3)       Asam trip...

IKATAN DAN UNSUR

Klasifikasi Ikatan Ikatan adalah suatu yang dihubungkan oleh pasangan elektron untuk mengikat atom A dan atom B (A-B atau A:B). Ikatan yang menggunakan pasangan elektron untuk mengikat atom A dan B disebut ikatan kovalen, dan ditulis sebagai A-B atau A:B.   Karena ada dua pasang elektron yang terlibat dalam ikatan ganda dan tiga pasang di ikatan rangkap tiga; ikatan-katan itu ditandai berturut-turut dengan A=B, A≡B atau A::B, A:::B.   Ikatan kovalen sangat sederhana, namun merupakan konsep yang sangat bermanfaat. Konsep ini diusulkan oleh G. N. Lewis di awal abad 20 dan representasinya disebut struktur Lewis.   Pasangan elektron yang tidak digunakan bersama disebut pasangan elektron bebas, dan disimbolkan dengan pasangan titik, seperti A:. Ikatan elektrostatik antara kation (ion positif) dan anion (ion negatif), seperti dalam natrium khlorida, NaCl, disebut dengan ikatan ionik.   Karena muatan elektrik total senyawa harus nol, muatan listrik kation dan an...